Kalau mendengar kata “kuliner Tegal”, pikiran banyak orang mungkin langsung tertuju pada warteg, sate kambing muda, atau teh poci yang legendaris. Namun, di balik itu semua, ada satu makanan tradisional yang tidak kalah ikonik dan justru sering di anggap sebagai harta tersembunyi kuliner pantura, yaitu kupat bongkok. Hidangan ini sekilas terlihat sederhana, tetapi rasa gurih, tekstur unik, dan perpaduan bumbu kacangnya benar-benar membuat lidah jatuh cinta. Tidak heran jika banyak orang yang pernah mencoba kupat bongkok khas Tegal selalu ingin menikmatinya lagi. Yuk kita kupas resep kupat bongkok Tegal disini!
Sebagai seseorang yang sudah lebih dari 20 tahun menekuni masakan tradisional Nusantara, aku bisa bilang bahwa resep kupat bongkok Tegal bukan hanya sekadar daftar bahan dan cara memasak. Lebih dari itu, ia adalah potongan sejarah, cerminan budaya, sekaligus simbol kebersamaan. Apalagi, kupat sering di kaitkan dengan momen Lebaran. Namun, di Tegal, kupat bongkok justru menjadi makanan sehari-hari yang akrab di meja makan keluarga.
Agar lebih jelas, mari kita bahas mulai dari asal-usulnya, filosofi yang terkandung di baliknya, hingga cara membuat kupat bongkok autentik khas Tegal yang rasanya susah di lupakan.
1. Sejarah dan Filosofi Kupat Bongkok

Asal-Usul Nama “Kupat Bongkok”
Kata “kupat” tentu merujuk pada ketupat atau lontong yang jadi bahan utama. Sementara itu, kata “bongkok” berasal dari bahasa lokal Tegal yang berarti melengkung atau tidak lurus. Konon, kupat yang di pakai dalam hidangan ini sering berbentuk sedikit menekuk karena proses pembuatannya. Dari situlah muncul istilah kupat bongkok.
Filosofi dalam Hidangan
Ketupat dalam budaya Jawa memiliki makna mendalam. Kata “kupat” sering di maknai sebagai “ngaku lepat” (mengaku salah), sehingga menyiratkan nilai kerendahan hati dan kebersamaan. Dengan kata lain, menyantap kupat bukan hanya soal rasa, tetapi juga menyerap filosofi hidup orang Jawa.
Kenapa Identik dengan Tegal?
Meski banyak daerah di Jawa punya olahan kupat, kupat bongkok khas Tegal punya ciri khas tersendiri. Kuahnya gurih, bumbu kacangnya tebal, dan sentuhan rempahnya lebih berani. Perpaduan inilah yang membedakannya dengan kupat sayur Betawi atau lontong cap go meh dari Jawa Tengah.
Selain itu, kupat bongkok biasanya di santap sebagai sarapan atau makan siang ringan. Namun, karena rasanya yang nagih, banyak orang rela menikmatinya kapan saja, bahkan malam hari sekalipun.
2. Bahan-Bahan Resep Kupat Bongkok Autentik
Sebelum masuk ke cara membuatnya, tentu kita harus menyiapkan bahan. Untungnya, bahan-bahan kupat bongkok mudah ditemukan, baik di pasar tradisional maupun supermarket.
Bahan utama:
- 5 buah ketupat (atau lontong sebagai pengganti praktis)
- 200 gram tauge, seduh dengan air panas sebentar
- 100 gram kol, iris tipis lalu seduh air panas
- 2 batang seledri, iris halus
- 2 sdm bawang merah goreng sebagai taburan
Bumbu kacang:
- 200 gram kacang tanah, goreng hingga matang
- 3 siung bawang putih, goreng
- 4 buah cabai merah, goreng
- 3 buah cabai rawit (opsional, jika suka pedas)
- 2 sdm gula merah, sisir halus
- 1 sdm kecap manis khas Tegal
- 1 sdt garam
- 300 ml air matang
Pelengkap kuah gurih:
- 700 ml santan cair segar
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- Garam secukupnya
Dengan bahan-bahan ini, kamu sudah bisa menghadirkan rasa kupat bongkok khas Tegal di rumah.
3. Cara Membuat Kupat Bongkok Khas Tegal
Membuat Bumbu Kacang
Pertama, haluskan kacang tanah yang sudah digoreng bersama bawang putih, cabai merah, cabai rawit, gula merah, dan garam. Kemudian, tambahkan air sedikit demi sedikit hingga teksturnya lembut kental. Setelah itu, masukkan kecap manis agar rasa bumbu kacang semakin mantap.
Membuat Kuah Gurih
Kedua, didihkan santan cair bersama daun salam, serai, dan lengkuas. Jangan lupa tambahkan garam. Selanjutnya, aduk perlahan dan terus-menerus agar santan tidak pecah. Kuah inilah yang akan memberi aroma khas dan rasa gurih pada hidangan.
Menyajikan Kupat Bongkok
Ketiga, potong ketupat menjadi bagian kecil, lalu susun dalam mangkuk. Tambahkan tauge, kol, dan seledri. Setelah itu, siram dengan bumbu kacang dan kuah santan gurih. Akhiri dengan taburan bawang goreng di atasnya.
Hasil akhirnya adalah semangkuk kupat bongkok yang gurih, wangi, dan penuh cita rasa.
4. Tips Rahasia Agar Rasa Semakin Autentik
- Gunakan santan segar dari kelapa parut, jangan santan instan, supaya kuah lebih wangi alami.
- Goreng kacang hingga benar-benar matang supaya aroma bumbunya keluar maksimal.
- Jangan menuangkan air sekaligus saat menghaluskan kacang, supaya tekstur bumbu tidak terlalu encer.
- Tambahkan sedikit perasan jeruk limau di akhir penyajian agar rasa lebih segar.
Selain itu, pastikan hidangan disajikan hangat. Sebab, kupat bongkok paling nikmat disantap ketika kuah masih mengepul.
5. Variasi Kupat Bongkok yang Bisa Di coba
Meskipun resep asli sudah lezat, bukan berarti tidak bisa berkreasi. Beberapa variasi populer antara lain:
- Kupat Bongkok Pedas: tambahkan cabai rawit ekstra untuk pecinta pedas.
- Kupat Bongkok Ayam: tambahkan suwiran ayam kampung rebus.
- Kupat Bongkok Seafood: gunakan topping udang rebus atau cumi-cumi.
- Kupat Bongkok Vegan: hilangkan kuah santan, gunakan kaldu sayur sebagai gantinya.
Dengan variasi ini, kupat bongkok bisa menyesuaikan selera siapa saja.
6. Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Kupat Bongkok
- Menggunakan santan instan berlebihan hingga kuah jadi cepat basi.
- Bumbu kacang terlalu encer karena air di tambahkan berlebihan.
- Sayuran terlalu matang sehingga kehilangan tekstur segarnya.
- Tidak menyeimbangkan rasa manis, gurih, dan pedas.
Namun, semua kesalahan ini bisa di hindari jika kamu teliti dan sabar dalam proses memasak.
7. Nilai Gizi Kupat Bongkok
Kupat bongkok bukan hanya lezat, tetapi juga cukup bernutrisi.
- Karbohidrat dari ketupat sebagai sumber energi.
- Protein nabati dari kacang tanah.
- Vitamin dan serat dari tauge serta kol.
- Lemak sehat dari santan kelapa.
Jika ditambah ayam atau telur, hidangan ini bisa jadi makanan lengkap yang menyehatkan.
8. Contoh Menu Harian dengan Kupat Bongkok
Kalau kamu ingin menjadikan kupat bongkok bagian dari menu harian, coba kombinasikan dengan lauk lain:
- Sarapan: Kupat bongkok + telur pindang.
- Makan siang: Kupat bongkok + ayam goreng lengkuas.
- Makan malam: Kupat bongkok + tahu tempe bacem.
Dengan kombinasi ini, pola makan lebih variatif tanpa kehilangan rasa autentik.
FAQ Resep Kupat Bongkok
Apakah bisa membuat kupat bongkok tanpa santan?
Bisa, tetapi rasanya kurang autentik. Santan memberi gurih khas Tegal.
Apakah bumbu kacang bisa dibuat sehari sebelumnya?
Bisa, simpan di kulkas dan hangatkan sebelum disajikan.
Apakah ketupat bisa di ganti lontong?
Bisa, lontong praktis jadi pengganti kupat.
Apakah kupat bongkok harus pedas?
Tidak, tingkat kepedasan bisa di sesuaikan dengan selera.
Kupat Bongkok, Cita Rasa Tegal yang Selalu Dirindukan
Akhirnya, kita sampai pada kesimpulan: kupat bongkok autentik khas Tegal adalah hidangan sederhana dengan rasa luar biasa. Kuah gurihnya, bumbu kacangnya yang kental, dan perpaduan sayur segar membuat makanan ini bukan sekadar pengisi perut, tapi juga pengalaman rasa yang penuh cerita.
Kalau kamu rindu kuliner Tegal, coba buat resep ini di rumah. Sajikan untuk keluarga, rasakan hangatnya kebersamaan, dan biarkan setiap suapan mengingatkan kita bahwa kuliner tradisional Indonesia selalu punya tempat istimewa di hati.