Siapa sih yang nggak tergoda dengan cheesecake? Teksturnya lembut, creamy, dan rasanya mewah. Namun, banyak orang mengira cheesecake selalu identik dengan bahan mahal dan teknik sulit. Padahal, ada satu varian cheesecake yang justru simpel dan bisa di buat dengan budget hemat, yaitu burnt cheesecake. Kue ini sempat viral karena tampilannya yang gosong di bagian atas, tetapi justru di situlah letak kelezatannya. Sebagai seseorang yang sudah lebih dari 20 tahun mengulik dapur, aku bisa bilang bahwa burnt cheesecake murah meriah adalah resep anti gagal. Kenapa? Karena kamu tidak perlu khawatir soal retak di permukaan atau bentuk yang kurang sempurna. Justru bagian gosong dan keretakan itulah yang bikin cheesecake ini punya ciri khas.
Nah, buat kamu yang ingin mencoba bikin burnt cheesecake di rumah tanpa menguras kantong, mari kita bahas resep lengkapnya, tips sukses, hingga trik hemat agar hasilnya tetap premium meski modal minim.
Kenapa Burnt Cheesecake Jadi Favorit Banyak Orang?

Sebelum masuk ke resep, mari kita pahami dulu apa yang membuat kue ini begitu populer.
Penampilan Unik
Burnt cheesecake punya permukaan cokelat gelap, bahkan cenderung gosong. Namun, justru inilah daya tariknya. Warna gelap itu berasal dari proses karamelisasi saat dipanggang dengan suhu tinggi.
Tekstur Lembut di Dalam
Meski luarannya terlihat keras, bagian dalam kue ini creamy, lumer, dan bikin nagih. Perpaduan kontras ini jarang di temukan pada kue lain.
Mudah Di buat
Kalau cheesecake klasik harus dipanggang dengan teknik water bath, burnt cheesecake cukup dipanggang langsung dengan suhu tinggi. Jadi, lebih praktis untuk pemula.
Bisa Di buat dengan Budget Hemat
Cheesecake biasanya pakai cream cheese impor yang mahal. Namun, burnt cheesecake bisa di modifikasi dengan bahan lokal, sehingga biayanya jauh lebih murah tanpa mengurangi rasa.
Bahan-Bahan Burnt Cheesecake Murah Meriah

Untuk loyang ukuran 18 cm, siapkan bahan-bahan berikut:
Bahan utama:
- 250 gram cream cheese (bisa pakai merek lokal agar lebih murah)
- 100 gram gula pasir
- 2 butir telur ukuran besar
- 125 ml susu cair full cream
- 150 ml whipped cream cair (bisa di ganti susu evaporasi untuk lebih hemat)
- 2 sdm tepung terigu serbaguna
- 1 sdt air perasan lemon (opsional, untuk menambah kesegaran rasa)
Peralatan yang di butuhkan:
- Mixer atau whisk manual
- Loyang bulat 18 cm
- Baking paper (kertas roti)
- Oven
Cara Membuat Burnt Cheesecake
Menyiapkan Loyang
Lapisi loyang dengan baking paper. Biarkan ada sisa kertas yang menjuntai keluar, karena adonan akan mengembang saat dipanggang.
Membuat Adonan
- Kocok cream cheese dan gula hingga lembut.
- Masukkan telur satu per satu sambil terus diaduk.
- Tambahkan susu cair, whipped cream, dan tepung terigu. Aduk sampai rata, jangan terlalu lama agar adonan tidak terlalu cair.
- Terakhir, tambahkan air lemon.
Memanggang
- Tuang adonan ke dalam loyang.
- Panggang di oven dengan suhu 200°C selama 40–50 menit.
- Biarkan bagian atasnya gosong, tapi jangan khawatir karena itu ciri khasnya.
- Setelah matang, keluarkan dari oven. Biarkan dingin dulu sebelum dipotong.
Tips Hemat Bikin Burnt Cheesecake
Mau bikin burnt cheesecake dengan budget hemat tapi tetap terasa mewah? Ini tipsnya:
- Gunakan cream cheese lokal, karena harganya lebih ramah di kantong.
- Ganti sebagian whipped cream dengan susu evaporasi atau susu cair.
- Pakai gula pasir biasa, tidak perlu gula khusus.
- Kalau tidak punya oven, bisa menggunakan oven tangkring di kompor gas.
Dengan trik ini, kamu tetap bisa menikmati cheesecake ala kafe dengan biaya hemat.
Variasi Burnt Cheesecake yang Bisa Dicoba
Supaya tidak bosan, kamu bisa memodifikasi resep dasar ini.
- Burnt Cheesecake Cokelat: tambahkan bubuk cokelat atau lelehan dark chocolate.
- Burnt Cheesecake Pandan: gunakan pasta pandan untuk aroma khas Indonesia.
- Burnt Cheesecake Matcha: tambahkan bubuk matcha untuk rasa unik dan elegan.
- Burnt Cheesecake Keju: taburi parutan keju di atas adonan sebelum dipanggang.
Nilai Gizi Burnt Cheesecake
Meski murah, kue ini tetap bergizi karena mengandung:
- Protein dari telur dan cream cheese.
- Kalsium dari susu.
- Karbohidrat dari gula dan tepung.
- Lemak baik dari susu dan cream cheese.
Namun, seperti kue manis pada umumnya, sebaiknya dikonsumsi secukupnya.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Agar tidak gagal, hindari kesalahan berikut:
- Mengocok adonan terlalu lama, sehingga teksturnya jadi encer.
- Memanggang dengan suhu terlalu rendah, akibatnya kue tidak gosong di atas.
- Memotong kue saat masih panas, sehingga tekstur belum set.
- Tidak melapisi loyang dengan baking paper, akibatnya adonan menempel.
FAQ Burnt Cheesecake
Apakah bisa tanpa oven?
Bisa, gunakan oven tangkring atau air fryer.
Apakah cream cheese bisa diganti?
Bisa, gunakan keju oles lokal, tapi rasa sedikit berbeda.
Apakah wajib pakai lemon?
Tidak wajib, tapi lemon memberi rasa segar dan menyeimbangkan manis.
Berapa lama bisa disimpan?
Simpan di kulkas, tahan 3–4 hari.
Burnt Cheesecake Murah Meriah dengan Rasa Premium
Akhirnya, kita tahu bahwa membuat burnt cheesecake murah meriah bukan hal mustahil. Dengan bahan sederhana, teknik mudah, dan budget hemat, kamu tetap bisa menghasilkan kue dengan rasa creamy, tekstur lembut, dan aroma khas seperti di kafe.
Kalau biasanya cheesecake identik dengan harga mahal, kini kamu bisa membuktikan bahwa rasa premium juga bisa lahir dari dapur rumah dengan biaya hemat. Jadi, yuk coba resep ini, lalu sajikan untuk keluarga atau teman. Siap-siap, mereka pasti akan kaget begitu tahu bahwa burnt cheesecake ini dibuat dengan modal minim!